Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Senin, 03 Oktober 2011

3 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi



Menggosok gigi terlalu kencang juga dapat merusak gigi

Bulan September lalu menjadi puncak peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional. Menjaga kesehatan gigi dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk dengan berbagai perawatan sederhana yang dapat dilakukan sendiri di rumah. Namun tanpa sadar banyak kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi. Berikut ini beberapa di antaranya.

Menggosok gigi terlalu kencang

Ingat, gigi Anda bukan lantai kamar mandi yang harus digosok kencang-kencang agar kotorannya hilang. Cukup dkengan sapuan yang lembut namun menjangkau ke segala sudut gigi. Begitu juga dengan intensitasnya.

Gigi yang sehat tidak ditentukan dari seberapa kencang atau seberapa sering Anda menggosok gigi, namun bagaimana Anda melakukannya.

Gigi yang bersih dan sehat dapat dihasilkan hanya dengan menggosok gigi selama dua menit saja. Gunakan sikat gigi dengan bulu yang tebal dan lembut. Segera ganti sikat gigi yang mulai mengeras atau rontok dengan yang baru.

Terlalu sering bleaching

“Ada aturan baku yang harus diikuti. Gigi Anda tidak boleh lebih putih dari mata,” saran Dr. Alice G. Boghosian dari Illinois. Selalu ikuti instruksi dalam produk pemutih gigi. Jika produk itu hanya dapat digunakan setiap enam bulan, maka jangan digunakan lebih dari yang disarankan.

5 Cara Menghilangkan Gigi Kuning



SENYUM bisa membuat seseorang terlihat lebih menarik dan bersahabat. Ditambah lagi dengan gigi yang sehat dan putih berkilau, senyum Anda akan terlihat semakin indah.

Tapi jika gigi terlihat kuning atau bahkan kecoklatan, wah, bisa merusak keindahan senyum. Agar keindahan senyum Anda tidak dirusak oleh gigi yang kekuningan, lakukan hal-hal berikut ini.

Perempuan Lebih Senang Pakai Cat Kuku Daripada Lipstik



Cat kuku menggeser posisi lipstik sebagai penentu tren kosmetik
LEONARD Lauder, pimpinan raksasa kosmetik Estee Lauder, menyebut angka penjualan lipstik dapat dijadikan indikator perekonomian suatu bangsa.

Pernyataan ini kemudian dikenal dengan istilah Lipstick Index yang booming saat resesi ekonomi global di awal era 2000.